Thomas Panek mengatakan, dia merindukan kebebasan tanpa bantuan manusia dan ingin berlari sendiri, itulah sebabnya dia akhirnya membuat program pelatihan untuk anjing pemandu sejak tahun 2015.
Panek sudah pernah menyelesaikan 20 marathon dibantu pemandu sukarelawan, tetapi di NYC Half Marathon yang diadakan 17 Maret 2019, untuk pertama kalinya dia finish lomba dibantu 3 ekor anjing pemandu, Westley, Waffle dan Gus. Anjing-anjing itu diajarkan untuk menghindari rintangan dan me-navigasi rute dengan kecepatan yang nyaman, memberi atlet mereka kebebasan untuk berlari dengan aman. Setiap anjing berlari sekitar 120 mil (193 km) selama tiga bulan persiapan. Mereka juga dibuatkan pakaian dan sepatu khusus, serta tali kekang dengan pegangan khusus yang memungkinkan pelari lebih fleksibel untuk menggerakkan tangan mereka sambil tetap memberikan hubungan yang kuat kepada anjing.
Saat lomba, Thomas Panek berlari bersama 3 anjing labrador yang dilatih di-lembaga-nya dalam program pendamping lari. Westley, labrador hitam pertama yang menemani Panek sejauh 8 km. Lalu saudaranya, Waffle – labrador kuning, menemaninya di 8 km selanjutnya. Dan Gus yang juga berwarna kuning, menemani di 5 km terakhir. Sepanjang jalan, anjing-anjing itu diperiksa secara rutin oleh dokter hewan dan relawan untuk memastikan mereka tidak dehidrasi, sehat dan aman. Mereka finish dalam waktu 2 jam 20 menit 51 detik.
#todayinspiration #inspirasihariini #theblindman
disadur dari berbagai sumber. // myAutoSlides ?>

